Langsung ke konten utama

Dampak operasional

Berkomitmen untuk menekan dampak operasional melalui penetapan target jangka panjang

Kami menetapkan target 10 tahun untuk mengelola konsumsi energi di kantor dan cabang kami di seluruh dunia pada bulan Maret. Target-target tersebut dibagi ke dalam properti sewa dan milik sendiri di wilayah beriklim sedang dan tropis, sehingga faktor-faktor yang mempengaruhi cara konsumsi energi di gedung-gedung menjadi bahan pertimbangan.

Target yang baru mengukur konsumsi energi di tempat kerja dalam satuan kWh/m2. Kami tahun dari pengalaman bahwa ukuran ini sangat praktis, mudah diukur, sekaligus memfasilitasi penolokukuran. Hasil di tahun pertama menunjukkan bahwa target kita melampaui taget tahun 2011.

Sistem Manajemen Lingkungan Global Kami

Kami mengumpulkan data kinerja lingkungan hidup dalam berbagai output, seperti konsumsi energi, kertas dan air, limbah yang dihasilkan dan emisi karbon dari perjalanan bisnis, dari 92 gedung di 30 negara, mewakili 46 persen total portofolio properti kami.

Setiap gedung yang melaporkan data lingkungan hidup disebut gedung GEMS (Global Environmental Management System) dan setidaknya memiliki luas 25.000 kaki persegi.

Sebuah database online, Environmental Information Management System (EIMS), mengumpulkan data tersebut, sehingga Komite Lingkungan Hidup dapat melacak kemajuannya dengan meninjau laporan triwulanan.

Data lingkungan hidup diverifikasi secara internal untuk menjamin konsistensi dan akurasi. Ini juga memberikan kesempatan bagi divisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup untuk berbagi praktik-praktik terbaik guna merampingkan proses pengumpulan data. Karena program verifikasi menerapkan standar-standar dari Organisasi Standar Internasional (ISO), hal itu mendorong situs pelaporan untuk menerapkan proses yang meningkatkan kualitas dan keandalan data.

Mengevaluasi gedung-gedung kami untuk menekan dampak lingkungan hidup

Tahun ini, kami mengimplementasikan sebuah sistem pemeringkat yang dikembangkan secara internal, yaitu Building Environmental Assessment Standard (BEAS), guna mengukur dampak lingkungan hidup operasional gedung-gedung kami, mulai dari fitur-fitur konservasi lingkungan hidup dan kualitas lingkungan hidup dalam ruang hingga efisiensi air dan energi. BEAS memberikan sebuah alat bantu sederhana untuk memandu perubahan dan mendorong perbaikan lingkungan hidup dalam portofolio properti kami, khususnya di kantor-kantor yang berukuran lebih kecil. Di samping itu, kantor-kantor baru berukuran lebih besar diwajibkan untuk memadukan prakarsa ramah lingkungan secara aktif ke dalam rancangan dan mengupayakan sertifikasi gedung ramah lingkungan. Misalnya, dua kantor baru di Singapura menerima penghargaan Gold dan Platinum dari GreenMark. Kriteria sewa beli kami juga telah ditinjau untuk menjamin disertakannya pertimbangan lingkungan hidup sebagai bagian dari skor kami untuk gedung-gedung baru.

Tindakan yang kami ambil untuk mengelola energi dalam gedung-gedung GEMS kami menghasilkan pengurangan intensitas penggunaan energi sebesar 15 persen, dalam satuan kilowatt-jam per unit area, tahun ini. Hal ini menghasilkan pengurangan 13 persen emisi karbon per area lantai netto atau pengurangan sembilan persen dalam emisi karbon per karyawan. Kami tengah berinvestasi pada alat pendingin ruangan baru dan sistem penerangan hemat energi. Tahun lalu, energi yang dapat dihemat dari investasi ini cukup untuk memasok listrik ke lebih dari 300 cabang kami di Afrika setahun penuh.

Secara positif mempengaruhi perilaku rantai pasokan melalui praktik pengadaan kami

Standard Chartered berkomitmen untuk menjamin bahwa, sebagai sebuah organisasi kelas dunia, kami menerapkan standar-standar tinggi dalam pertimbangan sosial, etis dan lingkungan hidup di setiap aspek bisnis kami. Mitra kami memiliki praktik etika dan bisnis yang kuat. Daftar periksa pemilihan vendor dan deklarasi kami menjamin bahwa para pemasok kami sadar bahwa kami melandaskan keputusan tidak hanya pada harga tetapi juga pada kredensial keandalan, efisiensi dan etika.

Konsumsi kami di tahun 2009

Kertas

diagram batang kertas

Sementara menekan penggunaan kertas kami di pusat-pusat operasional kami (seperti Kuala Lumpur di Malaysia, Chennai di India dan Tinjan di China) adalah prioritas utama kami, terdapat potensi besar bagi kami untuk membantu staf dan nasabah agar mencetak secara bertanggung jawab.

Antara tahun 2007 dan 2009, kami menekan konsumsi kertas internal kami sebesar 28 persen per karyawan purna waktu (FTE). Pendekatan bercabang dua kami, yang pertama ditargetkan pada penggunaan kertas dalam operasional kami dan selanjutnya ditargetkan pada penggunaan kertas sehari-hari di kantor, telah memainkan peran penting dalam menekan konsumsi kertas.

Program Information Retention Management (IRM) kami, suatu standarisasi global kebijakan pengarsipan yang diluncurkan tahun 2008, memainkan peran utama dalam menekan penggunaan kertas di operasional kami. Kami juga mengubah proses alur kerja berat kami menjadi proses elektronik dengan berinvestasi sebesar $40 hingga $50 dalam berbagai teknologi seperti FileNet, yang menggantikan dokumen kertas dengan dokumen online.

Kami menekan penggunaan kertas dalam aktivitas keseharian kami dengan menggantikan printer, scanner dan mesin faksimili yang terpisah menjadi satu perangkat multifungi yang memungkinkan pencetakan dua sisi dan opsi pencetakan tarik. Hal ini selaras dengan kampanye pengurangan kertas yang agresif di seluruh negara, yang diperoleh dengan melibatkan kepala staf informasi di tingkat wilayah dan komite lingkungan hidup negara, yang mencakup ukuran-ukuran seperti penghapusan opsi pencetakan warna di unit-unit yang tidak berhadapan langsung dengan nasabah, mengutamakan rapat nirkertas dan teknologi seperti SharePoint untuk kolaborasi informasi internal yang efisien secara online.

Amibisi kami adalah menekan separuh konsumsi kertas antara tahun 2008 hingga 2011 dan kami bekerja untuk mencapai target ini.

Perjalanan Udara

diagram batang perjalanan udara

Kami menemukan di tahun 2008 bahwa 80 persen dari semua perjalanan udara antara lima lokasi utama dilakukan untuk tujuan rapat internal. Sebagai konsekuensinya, tahun ini kami berinvestasi dalam teknologi konferensi audio dan video yang canggih, yang menggantikan ruang rapat fisik dengan fasilitas telekonferensi di lima lokasi utama. Pengadaan selanjutnya direncanakan akan dilakukan pada tahun 2010. Kami juga mengurangi perjalanan udara para eksekutif dan manajemen senior, dan memperketat kebijakan internal bagi manajemen junior dan menengah. Tahun ini, hampir 85.000 karyawan menghadiri rapat virtual dengan menggunakan alat konferensi berbasis audio dan web kami, yaitu Standard Chartered Meeting Centre (SCMC). dan tiga dari sepuluh karyawan menyatakan bahwa cara ini menggantikan lebih dari 25 persen rapat tatap muka langsung.

Antara tahun 2007 dan 2009, kami menekan emisi perjalanan udara kami sebesar 24 persen. Ambisi kami adalah untuk menekan emisi udara sebesar 35 persen lagi per karyawan purna waktu antara tahun 2008 hingga 2011.

Energi

Tahun ini, kami berinvestasi pada berbagai teknologi yang bertujuan untuk menjadikan pusat data kami ramah lingkungan dengan menyegarkan perangkat keras server kami. Kami bergabung dengan kampanye Karbon Rendah TI EnergyStar, dan meluncurkan suatu program manajemen daya desktop global yang bertujuan untuk menekan konsumsi energi desktop dan notebook. Menerbitkan panduan untuk membeli dan menggunakan komputer, laptop dan peralatan yang hemat energi.

Limbah

Pada tahun 2008, kami bermitra dengan Hewlett Packard (HP) untuk mengimplementasikan suatu program Pemusnahan Aset Teknologi Global, yang dirancang untuk menekan volume limbah Teknologi Informasi yang menjadi sampah. 99,97 persen peralatan yang kami kirim ke HP didaur ulang.

Kertas

Studi Kasus: Kertas

Kami meluncurkan sebuah prakarsa Save For the Future di China pada bulan September yang bertujuan menekan konsumsi kertas. Duta Penyelamatan Kertas dari seluruh dunia berkumpul untuk saling mencurahkan gagasan.

Selengkapnya

Alat bantu laporan

Laporan Tahunan dan Pembukuan 2009