Langsung ke konten utama

Tata kelola

Sebagai sebuah bank, dampak terbesar kami terhadap masyarakat dan lingkungan adalah melalui dukungan aktivitas bisnis klien kami. Keputusan kami tentang siapa dan apa kami biayai memungkinkan kami memberikan kontribusi yang paling kuat terhadap pembangunan berkelanjutan.

Pada tahun 1997, kami meluncurkan suatu kebijakan risiko sosial dan lingkungan hidup yang memperhitungkan dampak sosial dan lingkungan dari keputusan pemberian pinjaman di bisnis Wholesale Banking kami. Kami telah menjadi salah satu penandatangan Prinsip-prinsip Equator sejak tahun 2003 dan menerapkannya dalam semua pembiayaan proyek dan transaksi advisori proyek tanpa memperhatikan nilainya.

Untuk menjamin bahwa kami memiliki suatu pendekatan yang konsisten dan kohesif dalam mengelola risiko-risiko sosial dan lingkungan hidup di seluruk aktivitas pembiayaan dan bisnis kami, kami menerapkan serangkaian 13 pernyataan posisi tahun ini yang memberikan panduan bagi semua staf, diantaranya relationship manager, staf kredit, dan manajer portofolio.

Manajemen risiko yang efektif bersifat fundamental dalam menghasilkan laba secara konsisten dan berkelanjutan. Klien bisa jadi memiliki risiko operasional terkait dengan bagaimana bisnis mereka dapat berdampak secara potensial terhadap lingkungan dan/atau masyarakat. Ini menimbulkan risiko kredit bagi kami apabila pihak lawan dalam suatu transaksi keuangan gagal memenuhi suatu kewajiban, menimbulkan kerugian finansial, dan juga suatu risiko terhadap reputasi kami karena kami akan gagal dalam memenuhi standar-standar yang kami tuntut atas diri kami sendiri dan yang diharapkan oleh para pemangku kepentingan kami.

Untuk memastikan manajemen risiko yang efektif dan menanamkan komitmen kami terhadap pembiayaan berkelanjutan, kami telah menerapkan suatu pendekatan keterlibatan konstruktif untuk mengelola berbagai risiko sosial, lingkungan hidup dan tata kelola yang terkait dengan berbagai proyek dan klien yang kami biayai. Kami bekerja sama dengan klien kami untuk mendorong kemajuan menuju standar-standar internasional. Kami mengelola risiko sosial dan lingkungan hidup dengan:

  • menginformasikan standar-standar minimum yang kami harapkan dipenuhi oleh klien kami sebelum membangun hubungan baru atau memberikan jasa keuangan
  • berbicara dengan klien kami dan memahami dampak yang mungkin ditimbulkan oleh operasional mereka terhadap lingkungan hidup dan masyarakat
  • mengukur potensi risiko terhadap lingkungan dan masyarakat dengan cara yang konsisten dan objektif
  • memastikan bahwa semakin tinggi tingkat potensi risiko, maka pengambil keputusannya harus semakin senior. Hal ini dilakukan melalui suatu proses eskalasi yang identik dengan proses manajemen risiko dalam Bank. Wholesale Banking Responsibility and Reputational Risk Committee (WBRRRC) merupakan titik eskalasi manajemen risiko kami yang paling senior. Komite tersebut, yang mencakup perwakilan dari manajemen senior Wholesale Banking and Group Sustainability, mengambil keputusan apakah suatu hubungan bisnis dan/atau transaksi dilanjutkan atau tidak dengan mempertimbangkan risiko lingkungan hidup, sosial, reputasi dan/atau politik yang tinggi
  • mendukung klien kami dengan membantu mereka mengidentifikasi dan mencegah risiko lingkungan hidup dan sosial semaksimal mungkin

Adalah kebijakan Group bahwa, perlindungan terhadap reputasi kami harus selalu menjadi prioritas dalam semua aktivitas, termasuk perolehan pendapatan.

Seluruh karyawan bertanggung jawab terhadap identifikasi dan manajemen risiko reputasi setiap hari. Di samping itu, mereka dapat, dan diharapkan untuk, meminta bimbingan dan saran dari divisi kesinambungan khusus kami perihal manajemen risiko sosial dan lingkungan hidup.

Pendekatan kami terhadap manajemen risiko sosial dan lingkungan hidup menggabungkan Prinsip-prinsip Equator, kebijakan risiko sosial dan 13 pernyataan posisi kami. Semua transaksi pembiayaan proyek harus mematuhi Prinsip-prinsip Equator, tanpa memperhatikan ambang batas $10 juta.

Pendekatan kami terhadap pembiayaan berkelanjutan bermula saat kami melakukan kontak dengan klien dan berlanjut sepanjang hubungan bisnis kami.

Bagan berikut ini menggambarkan proses pemberian pinjaman kami dan bagaimana bagan tersebut menggabungkan evaluasi risiko lingkungan hidup dan sosial. Terdapat empat tahap:

Green your flights

  • Skrining pendahuluan: Mengevaluasi transaksi terhadap pernyataan posisi yang berlaku, termasuk menuntaskan Environmental and Social Risk Assessment Tool (ESRAT). Transaksi Pembiayaan Proyek dievaluasi terhadap persyaratan Prinsip-prinsip Equator
  • Uji tuntas: Setelah potensi risiko reputasi, sosial dan/atau lingkungan hidup diidentifikasi, maka transaksi dieskalasi kepada divisi Kredit kami dan dalam beberapa kasus, transaksi tersebut akan dieskalasi kepada WBRRRC kami. Untuk Pembiayaan Proyek, suatu konsultan eksternal akan mengadakan uji tuntas untuk mengidentifikasi dampak proyek dan rencana kerja dalam mencegah risiko terkait
  • Persetujuan: Semua transaksi mensyaratkan persetujuan dari divisi kredit kami dan, tergantung pada tingkat risiko, dari WBRRRC. Persetujuan dari Komite harus diminta untuk semua proyek berisiko tinggi (kategori A)
  • Pemantauan: Kondisi sosial, lingkungan hidup dan tata kelola dimasukkan dalam dokumen pinjaman bila perlu dan klien disyaratkan untuk mematuhi rencana kerja berbatas waktu untuk memenuhi komitmen ini. Untuk Pembiayaan Proyek, tim pemantauan portofolio kami mengawasi kepatuhan klien terhadap rencana kerja yang disetujui. Segala bentuk penyimpangan material terhadap rencana kerja akan dirujuk kembali kepada WBRRRC.

Alat bantu laporan

Laporan Tahunan dan Pembukuan 2009