Akses terhadap Jasa Keuangan

Studi kasus

The Millennium Development Goals (MDGs)

Berkomitmen untuk memberikan kontribusi bagi Millennium Development Goal

Tujuan Pembangunan Milenium (MDG) adalah delapan sasaran yang memayungi yang bertujuan menanggapi tantangan pembangunan internasional yang paling mendesak di dunia pada tahun 2015. Pada tahun 2008, Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, mengundang para pemimpin dunia untuk menyatukan langkah pada MDG - Seruan pada Dunia Usaha untuk Bertindak. Tujuannya adalah untuk membuat perusahaan berkomitmen membantu percepatan kemajuan MDG dengan menyesuaikan bisnis inti mereka untuk membantu pencapaian tujuan.

Komitmen Standard Chartered, diumumkan oleh Chief Executive Peter Sands, akan menyediakan produk keuangan yang inovatif, pengembangan keterampilan, mentor bisnis dan riset untuk membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mencapai keseluruhan potensi pertumbuhannya.

Sektor UKM adalah mesin pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia dan merupakan mayoritas bisnis. Akan tetapi, di banyak negara di dunia, UKM ini terlalu besar untuk dianggap sebagai perusahaan mikro atau untuk dukungan donor, dan terlalu kecil untuk menjadi target kebanyakan bank komersial. Hasilnya adalah mereka sangat kurang terlayani.

We believe that encouraging SMEs to thrive will create wealth, by employing more people and paying more taxes.

Atas

Finansial mikro dapat membuat perbedaan nyata

Finansial mikro dapat membuat perbedaan nyata

Clara Ibezim dilahirkan dalam keadaan miskin. Ayahnya meninggal muda dan ibunya cacat. Kurangnya pendidikan yang baik dan tanpa keluarga atau saudara yang dapat menyokong hidupnya, Clara menikah di usia 16 tahun.

Clara dan keluarganya bertahan hidup dengan pendapatan suaminya yang jauh dari cukup. Pada saat Nigeria mengalami resesi ekonomi di akhir 1980, gajinya tidak cukup untuk membiayai pengeluaran keluarga. "Kami tak bisa lagi memberi mereka makan dengan baik dan anak-anak saya tidak mendapatkan perawatan dan perhatian yang semestinya”, katanya. "Mereka bahkan dikeluarkan dari sekolah karena terlambat membayar uang sekolah".

Hidup Clara berubah tahun 2004, saat ia berkenalan dengan pegawai kredit dari MFI berbasis Nigeria dan mitra Standard Chartered, Lift Above Poverty Organisation (LAPO). Dengan pinjaman sebesar N10.000 ($85) dari LAPO, Clara mengubah bisnis dan hidupnya.

Pinjaman pertama Clara memungkinkannya mempunyai sedikit persediaan untuk bisnisnya. Cicilannya yang selalu tepat waktu membuatnya mendapat pinjaman berikutnya. Pelatihan manajemen bisnis awal dari LAPO telah mengajarkannya cara menggunakan pinjaman untuk keperluan bisnis, bukan kebutuhan pribadi, dan untuk menginvestasikan kembali keuntungan ke dalam bisnisnya. Ia sekarang menerima pinjaman kedelapan senilai N80.000 ($678). Secara total, Clara telah menerima N360.000 ($3.051) dari LAPO untuk mengembangkan bisnisnya.

“Sangat membesarkan hati untuk melihat bahwa bisnis kecil yang saya mulai dengan modal N10.000 ($85) telah tumbuh menjadi perusahaan bermodalkan N300.000 ($2.542) dalam waktu singkat”, katanya. “LAPO telah memberi saya dukungan dan harapan baru untuk masa depan".

Atas

Memperluas kemitraan pembiayaan mikro ke Timur Tengah

Memperluas kemitraan pembiayaan mikro ke Timur Tengah

Pada akhir 2008, kita meluncurkan perjanjian pertama kita untuk mendanai proyek microfinance di Timur Tengah. Standard Chartered pertama-tama akan menyediakan fasilitas pinjaman sebesar JOD1,5 juta ($2 juta) kepada Tamweelcom, MFI Yordania, untuk mendukung wirausaha mikro dan bisnis kecil di seluruh kerajaan tersebut.

Yordania memiliki potensi yang sangat besar dalam industri microfinance. Strategi Nasional Microfinance pemerintah berkeinginan mengintegrasikan sektor ini dengan industri layanan keuangan utama. .

Atas

Inauguration of the largest dealing room in Pakistan

Penerbitan obligasi Syariah pertama

Pada 2008, pemerintah Pakistan menerbitkan obligasi syariah terbesar - atau Sukuk - dirancang dan diatur oleh Standard Chartered. Transaksi ini memastikan Bank Syariah memiliki keamanan syariah untuk pertama kalinya di Pakistan. Hal ini menanggapi kebutuhan lembaga keuangan Syariah akan instrumen Syariah untuk memenuhi kebutuhan cadangan mereka.

Sukuk menggalang dana untuk pemerintah Pakistan dan menyediakan landasan yang dapat digunakan untuk memasuki pasar keuangan Syariah. Kita gembira dapat mendukung pemerintah dengan merancang program Sukuk. Transaksi ini memungkinkan pemerintah mengakses pasar lokal melalui lelang Bank Pemerintah Pakistan dan mengelola uang yang dipasok ke dalam sistem. Bank Syariah mendapatkan bagian yang signifikan dalam penerbitan ini. Pemerintah Pakistan sekarang dapat meminjam secara lokal dengan bunga yang lebih menarik, setelah sebelumnya tergantung pada modal luar negeri yang mahal.

Atas