Dari Chief Executive Grup

Jika ada yang perlu diyakinkan akan pentingnya melakukan pendekatan yang berkesinambungan dalam bisnis, maka perubahan dan keguncangan luar biasa yang melanda pasar finansial tahun 2008 memberikan bukti yang dramatis. Bank dengan model bisnis yang tidak berkesinambungan berguguran atau dibantu oleh pemerintah. Pembalikan yang sekonyong-konyong dalam kesinambungan tingkat pengendalian di berbagai pasar finansial menyebabkan kerugian ekonomi riil yang sangat besar. Tidak mengherankan, kepercayaan dan keyakinan publik terhadap bank dan dukungan politik terhadap industri merosot tajam.

Dengan model konservatif dan strategi kita untuk terus menerus berfokus pada dasar perbankan, Standard Chartered dapat menghadapi badai itu dengan baik. Kita bukannya tidak terganggu, tetapi kita tetap melanjutkan melakukan bisnis dengan nasabah kita, dan terus menumbuhkan keuntungan.

Akan tetapi kita masih jauh dari selesai. Lingkungan pasar masih tetap bergejolak dan menantang. Proses mengoreksi ketidakseimbangan makro yang tidak berkesinambungan, kekuasaan yang berlebihan dan kelebihan likuiditas, masih jauh dari selesai. Di tahun 2009, hampir setiap ekonomi di dunia akan menghadapi pertumbuhan yang melambat, meningkatnya pengangguran dan runtuhnya perusahaan. Pasar kita di Asia, Afrika dan Timur Tengah kelihatannya dalam keadaan yang lebih baik daripada pasar Barat, tapi sebetulnya mereka pun terkena dampak yang cukup signifikan.

Dalam konteks ini, agenda kesinambungan kita harus diperhitungkan sebagai tugas fundamental untuk membangun kembali kepercayaan dan keyakinan terhadap bank sambil terus melanjutkan menjaga fokus yang tak tergoyahkan dalam mengatasi tantangan jangka panjang yang dihadapi dunia. Kita perlu mengetahui apa yang salah. Kita perlu menyerukan peran penting yang dimainkan bank dalam perekonomian. Kita perlu menunjukkan bahwa cara Standard Chartered bekerja dulu adalah - dan akan tetap - berkesinambungan dan menciptakan nilai bagi nasabah, investor dan komunitas secara menyeluruh.

Bagi perekonomian, perbankan bagaikan oksigen: tidak diingat jika semua berjalan lancar; musibah jika mengalami kegagalan. Bank memainkan banyak peran yang kritis termasuk memungkinkan pembayaran, mengamankan tabungan dan mengucurkan kredit. Dengan posisi meminjam short dan memberi pinjaman long, sistem perbankan memungkinkan bagian lain perekonomian melakukan sebaliknya, sehingga memberdayakan konsumen dan menggerakkan perusahaan.

Perbankan sudah dengan sendirinya melibatkan pengambilan risiko. Ini tidak mesti menciptakan masalah, selama risiko untuk setiap aktivitas dikelola dengan baik dan sesuai dengan nilai ekonomi aktivitas tersebut. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir, beberapa bank kehilangan pegangan akan hubungan timbal balik risiko-pendapatan, baik bagi mereka sendiri dan bagi masyarakat secara menyeluruh. Beberapa hal yang dilakukan bank - produk, model bisnis - terbukti tidak berkesinambungan.

Jadi satu pelajaran yang bisa diambil dari krisis ini adalah setiap bank perlu memastikan bahwa strategi, model bisnis dan produknya berkesinambungan. Ini tidak berarti bahwa setiap bank harus sama suksesnya, tapi sistem regulasi harus dapat mengantisipasi dan mendeteksi kegagalan sebelum berubah menjadi bencana.

Pelajaran lainnya adalah setiap pasar saling berhubungan. Pandangan “pemisahan (decoupling)”, yaitu Asia kebal terhadap semua kejadian yang di Barat, telah runtuh. Ini berarti respons terhadap krisis perlu dikoordinasikan. Ini merupakan alasan pentingnya proses G20 diluncurkan di Washington pada November 2008.

Di Standard Chartered, kita tidak berpura-pura telah menduga adanya krisis. Kita tahu dan mengatakan bahwa terlalu banyak penggelembungan dan risikonya dianggap enteng. Kita tidak meyakini argumen 'pemisahan'. Kita menghindari sebagian besar aspek perbankan yang lebih “eksotis”. Kita tidak pernah menganggap likuiditas akan selamanya ada. Meski demikian, kita terkejut dengan laju dan kerusakan yang timbul dari situasi ini.

Komitmen kita adalah melanjutkan berfokus pada pengembangan bisnis yang berkesinambungan sebagai bank, menciptakan nilai untuk pemegang saham, mendukung nasabah kita, menyumbangkan sesuatu pada perekonomian secara keseluruhan, dan menjadi daya dorong yang positif dalam masyarakat tempat kita hidup dan bekerja. Kita akan menghadapi keputusan-keputusan berat tahun 2009, karena pergolakan ekonomi akan membawa banyak tantangan. Walaupun kita juga melihat banyak kesempatan, untuk memperdalam hubungan kita dengan nasabah, untuk memenangkan pangsa pasar dan meningkatkan dampak yang kita timbulkan. Kita akan terus berinvestasi di pasar kita untuk mengembangkan masa depan yang berkesinambungan. Ini adalah cara kita melakukan bisnis - dan telah dilakukan selama lebih dari 150 tahun.

Membangun kembali kesinambungan perbankan merupakan prioritas utama di tahun 2009. Tapi memperbaiki sistem finansial global tidak dapat dilakukan dalam isolasi - ini merupakan satu aspek yang penting dalam menciptakan perekonomian dunia yang lebih berkesinambungan.

Pasar kita adalah yang paling mengalami dampak merugikan dengan adanya tantangan sosial dan lingkungan. Tantangan ini akan terus ada meskipun kita telah mengembalikan kestabilan ekonomi dan memiliki potensi menyebabkan ketidakstabilan jangka panjang yang lebih besar. Hal ini perlu mendapatkan perhatian sekarang juga. Jadi, pada saat krisis menjadi headline di mana-mana, ada bahaya bahwa masyarakat akan melupakan ratusan juta orang yang hidup dalam kemiskinan, kekurangan kebutuhan dasar hidup, seperti makanan dan layanan kesehatan, atau menghadapi dampak penurunan lingkungan dan perubahan iklim yang mengancam kehidupan dan ekonomi. Masalah ini bertambah buruk dalam iklim ekonomi seperti ini. Mereka yang kurang beruntung dalam perekonomian yang sedang berkembang di Asia, Afrika dan Timur Tengah juga paling rentan dalam keadaan ekonomi yang menurun; kesalahan dalam aliran dana pembangunan dan penyaluran dana dapat mengancam kesejahteraan banyak orang.

Jadi pendekatan kita terhadap kesinambungan berfokus baik pada melanjutkan pengelolaan tanggung jawab praktik perbankan inti kita dan pada tujuh area spesifik yang telah menjadi jantung strategi kesinambungan kita selama bertahun-tahun, berikut ini.Top

Penjualan dan pemasaran yang bertanggung jawab

Banyak orang telah kehilangan uang sebagai akibat dari krisis. Pergeseran pasar telah mendorong peningkatan kewaspadaan nasabah dan regulator di seputar kesalahan penjualan produk finansial. Keduanya mengancam akan melemahkan kesejahteraan jangka panjang sektor layanan finansial dan menekankan bahwa penjualan dan pemasaran yang bertanggung jawab harus menjadi jantung dasar-dasar perbankan. Di Standard Chartered, kita selalu menganggap serius perlindungan dana nasabah, selain juga upaya mencocokkan profil risiko nasabah perorangan dengan produk yang ditawarkan pada mereka.

Akses ke layanan finansial

Meningkatkan akses ke layanan finansial merupakan bagian yang penting dalam pertumbuhan ekonomi dan membantu masyarakat keluar dari kemiskinan. Prioritas yang terus berlanjut bagi kita untuk menstimulasi perusahaan akar rumput dan kita masih sesuai target untuk memenuhi komitmen Clinton Global Initiative sebesar $500 juta untuk menyediakan akses untuk finansial mikro. Hingga hari ini, kita menyediakan $385 juta lini kredit baru dan instrumen keuangan kepada 52 mitra lembaga finansial mikro di Afrika dan Asia dan menyediakan dukungan teknis untuk meningkatkan keefektifannya.

Tapi hanya memperluas lini kredit tidak akan pernah bisa menjadi solusi keseluruhan. Melek finansial dan dukungan pengembangan kapasitas juga kritis. Pada bulan Mei 2008, kita memberikan komitmen kepada MDG Seruan untuk Bertindak Pemerintah Inggris dengan menyediakan program baru yang mencakup penyediaan produk finansial yang inovatif, pengembangan keterampilan, mentor bisnis dan riset untuk membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mencapai keseluruhan potensi pertumbuhannya.

Mengatasi kejahatan finansial

Untuk dapat mengelola dengan efektif risiko kejahatan finansial, Komite Risiko Kejahatan Finansial Grup kita bertanggung jawab untuk mengkaji risiko kejahatan finansial yang ada dan sedang berkembang, serta memastikan bahwa tersedia strategi manajemen risiko yang sesuai untuk mengatasi risiko ini. Di tahun 2008, kita meluncurkan strategi Grup yang baru untuk mengatasi pencucian uang dan memperluas penggunaan sistem pengawasan kita untuk mengidentifikasi transaksi yang mencurigakan.

Investasi komunitas

Masyarakat masih belum memenangkan pertempuran melawan HIV/AIDS, dengan adanya 33 juta orang yang terinfeksi saat ini. Untuk memenuhi komitmen kita mengedukasi satu juta orang mengenai HIV dan AIDS pada tahun 2010, kita memperluas program edukasi kita ke nasabah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Afrika, serta ke perusahaan global dan mahasiswa di seluruh dunia. Tantangan kebutaan yang dapat dicegah dan malaria juga mengancam kehidupan dan prospek ekonomi di pasar-pasar kita. Pada bulan Oktober 2008, di bawah slogan "Melihat berarti Percaya - Pandangan Baru” kita membuat komitmen untuk menyediakan layanan perawatan mata bagi 20 juta orang di 20 negara pada tahun 2012. Nets for Life, program untuk mengatasi malaria di Afrika telah membagikan lebih dari satu juta kelambu anti malaria sejak 2006. Kita telah memperluas komitmen kita untuk memasok lima juta kelambu lagi pada tahun 2013.

Top

Melindungi lingkungan

Kita telah melihat bahwa kurangnya kesepakatan internasional mengenai sistem finansial global menimbulkan kekacauan. Serupa dengan hal itu, akan terlihat tidak bijaksana untuk mencoba mengatasi perubahan iklim seorang diri. Kesepakatan internasional untuk bertindak harus tercapai pada tahun 2009 dan kita akan terus memainkan peran kita sebagai anggota Grup Pemimpin Perusahaan dalam Perubahan Iklim.

Kita sadar akan tanggung jawab kita untuk mengurangi emisi karbon dioksida yang dihasilkan operasional kita dan kita telah melampaui target reduksi tahun 2008. Kita bekerja dengan karyawan, nasabah dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kesadaran, mendorong tindakan dan menurunkan dampaknya terhadap lingkungan. Di tahun 2008, kita mulai menerapkan strategi lingkungan yang telah direvisi dengan target ambisius untuk tahun 2011 dan selanjutnya.

Finansial yang berkesinambungan

Pada tahun 2050, dunia akan perlu menghasilkan energi dua kali yang dilakukannya hari ini tapi dengan jumlah karbon hanya setengahnya. Dengan harga bahan bakar yang terus berfluktuasi dan kredit tetap ketat, proyek energi bersih mungkin memerlukan energi yang lebih sedikit. Di Standard Chartered, kita telah membiayai lebih dari $3 miliar energi yang dapat diperbarui dan proyek teknologi bersih dan tetap berkomitmen untuk menumbuhkan bisnis kita lebih jauh lagi. Pembiayaan kita atas Proyek Tenaga Surya Sin-An di Korea adalah salah satu contohnya, membangkitkan 25 megawatt listrik dan pembangkit listrik tenaga  fotovoltaik terbesar di Asia.

Kita berpartisipasi dalam koaliasi dengan 5 lembaga keuangan terkemuka untuk membentuk Prinsip-prinsip Iklim, diluncurkan pada Desember 2008. Penting untuk menjabarkan prinsip kita menjadi praktik dalam bisnis, sehingga pada 2008 kamu memperkenalkan rangkaian "Pernyataan Posisi" yang menggariskan kebijakan lingkungan dan sosial kita saat memberikan pinjaman kepada nasabah dalam rentang lebar masalah yang sensitif, dari perubahan iklim hingga tenaga kerja anak dan dari bahan bakar bio hingga penghancuran kapal.

Tempat bekerja yang hebat

Karyawan kita telah bertambah tiga kali lipat dalam beberapa tahun terakhir. Budaya kita telah membantu kita meraih sukses tapi itu bisa menjadi korban pertumbuhan kita karena kita mencampur begitu banyak orang baru ke dalam bank. Selama 2008, kita menyegarkan kesadaran terhadap nilai-nilai kita sebagai kompas pemandu perilaku yang bertanggung jawab, yang saya percayai akan mempertahankan kesuksesan kita di masa depan bersama dengan bakat, keanekaragaman dan nilai karyawan kita.    

Sementara perdebatan mengenai tingkat regulasi yang tepat untuk bisnis sebagi respons atas krisis ekonomi masih berlangsung, jelas bagi saya bahwa adalah mustahil dan tidak tepat untuk mencoba dan mengatur setiap kemungkinan. Dengan alasan ini, merawat budaya perusahaan yang kuat dalam hal tanggung jawab dan etika dan memperkuat nilai-nilai kita tetap merupakan prioritas tinggi.

Beberapa komentator berdebat bahwa krisis ini, sebagian, berawal dari kebijakan remunerasi bank yang telah membantu mengembangkan budaya pengambilan risiko yang berlebihan. Kita selalu memandang kebijakan remunerasi kita seharusnya mendukung dan mendorong strategi bisnis dan memperkuat nilai-nilai kita.  Ini mencakup insentif yang disesuaikan dengan kepentingan pemegang saham dan profitabilitas jangka panjang, dengan memperhitungkan risiko keseluruhan dan biaya modal. Kita mengkaji kebijakan remunerasi secara rutin terhadap perkembangan regulasi yang signifikan dan praktik pasar.

Kesimpulan

Sekarang, lebih dari yang sudah-sudah, masyarakat memerlukan bank yang ditata kelola dengan baik yang mendukung nasabah mereka dalam kebutuhan perbankan harian mereka dalam hal tabungan dan penyediaan kredit dan lembaga yang sadar akan tanggung jawab atas peran yang dimainkannya dalam masyarakat. Meskipun saya bangga dengan kemajuan agenda kesinambungan kita di tahun 2008, saya melihat masih banyak yang harus dilakukan. Sebagai bank internasional terkemuka, kita mengakui pentingnya membantu memperkuat pertumbuhan dengan mendukung klien kita di seluruh Afrika, Asia dan Timur Tengah, dengan cara berbisnis yang baru dan lebih baik, serta membantu memecahkan beberapa tantangan dunia yang paling menekan secara sosial dan lingkungan. 

Tanda Tangan Peter Sands

Peter Sands,
Group chief executive
3 Maret 2009

Atas