Melindungi lingkungan

Keterlibatan eksternal

Perubahan iklim dan tantangan lingkungan lainnya hanya akan diatasi melalui tindakan bercakupan luas oleh pemerintah, perorangan, perusahaan dan organisasi lainnya. Kita aktif dalam gerakan luas untuk melindungi lingkungan ini, sehingga mampu menyumbang pemikiran baru dan belajar dari yang lainnya tentang cara mencapai kemajuan yang lebih pesat.

Kontribusi kebijakan

Jangkauan dan keahlian kita yang berskala global memberi kita kesempatan untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam peran yang dapat kita mainkan untuk pergeseran menuju perekonomian rendah karbon. Hal ini penting khususnya dalam menyambut konferensi PBB 2009 di Kopenhagen, di mana berbagai negara akan merundingkan suatu kesepakatan perubahan iklim untuk menggantikan Protokol Kyoto.

Partnerships and policy engagement

Kita aktif dalam kemitraan terkemuka dan terlibat dalam perundingan mengenai pengembangan kebijakan di seluruh dunia. Contoh-contohnya antara lain:

  • Keanggotaan dalam Grup Pimpinan Perusahaan dalam Perubahan Iklim (Corporate Leaders’ Group on Climate Change), suatu kelompok perusahaan yang bekerja sama dengan pemerintahan Inggris dalam tindakan perubahan iklim yang progresif. Sebelum diselenggarakannya konferensi iklim Poznan pada bulan Desember 2008, Grup mempublikasikan suatu surat yang ditandatangani oleh 140 perusahaan yang mengutarakan apa yang mereka yakini sebagai unsur-unsur penting dalam suatu kesepakatan internasional dalam perubahan iklim
  • Partisipasi dalam suatu forum pemimpin tentang iklim di Tokyo. Peter Robertson, kepala Tata Laksana Perusahaan dan Prakarsa Strategis (Governance and Strategic Initiatives) di wilayah Asia, serta anggota Komite Lingkungan Grup, berbicara tentang kebutuhan akan suatu perubahan dalam reaksi perusahaan dan politik terhadap perubahan iklim

Pengungkapan dan keterlibatan bisnis

Kita juga aktif dalam kelompok bisnis yang bekerja untuk memajukan tindakan lingkungan hidup dan transparansi kinerja, di antaranya:

  • Keanggotaan dalam The Climate Group, di mana kita menyelenggarakan suatu pertemuan antara Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan para pimpinan usaha di India untuk membahas kebutuhan terhadap suatu kerangka kerja internasional yang baru dalam hal perubahan iklim. Kita juga bekerja sama dengan sejumlah bank internasional untuk mengembangkan Prinsip-Prinsip Iklim, yang bertujuan membantu sektor keuangan untuk memainkan perannya dalam peralihan menuju perekonomian rendah karbon
  • Penghargaan untuk tahun kedua berturut-turut dalam Indeks Kepemimpinan Climate Disclosure Project (CDP). Peter Sands, chief executive Grup, berbicara pada peluncuran laporan CDP di London tentang mengenali dan mengungkap risiko dan peluang perubahan iklim serta dampak (lingkungan perusahaan). Kita juga mensponsori peluncuran CDP India di mana Neeraj Swaroop (CEO India dan Asia Tenggara) berbicara tentang peran lembaga keuangan dalam mendukung peralihan menuju perekonomian rendah karbon (lihat studi kasus).
  • Mengetuai Environment Programme Finance Initiative (UNEPFI) PBB.
  • Menjadi penandatangan Prinsip-prinsip Ekuator pada pembiayaan proyek sejak tahun 2003. Pada tahun 2008, kita bergabung dengan Kelompok Kerja Penyuluhan untuk menyebarkan penerapan Prinsip-prinsip tersebut di pasar berkembang.

Studi kasus: Greatest Race on Earth

3.4 juta janji untuk lingkungan dalam Race for a Living Planet

Lebih dari 15.000 karyawan dan 500.000 masyarakat ambil bagian dalam Greatest Race on Earth: Tantangan lingkungan berupa Balapan bagi Planet Kehidupan (Race for a Living Planet). Tiga setengah juta ikrar berhasil diwujudkan dan Standard Chartered menyumbang 1 juta dolar bagi berbagai proyek lingkungan di tiga negara pemenang.

Ajang ini dipadukan dengan balap maraton tahunan yang diselenggarakan oleh Standard Chartered dan diatur bersama-sama dengan WWF, organisasi lingkungan independen. Para staf, nasabah, klien Standard Chartered dan masih banyak lagi saling berikrar untuk menciptakan perubahan dalam hidup mereka yang dapat membantu melindungi lingkungan hidup. Kompetisi tersebut berhasil meningkatkan kesadaran akan masalah lingkungan global, dan betapa perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari bisa menciptakan suatu perbedaan.

Hadiah berupa uang tunai bagi proyek lingkungan WWF di tiga pasar yang paling banyak menghasilkan ikrar per kapita diraih oleh: Brunei, Taiwan dan Hong Kong.

Brunei menyumbangkan uang tersebut pada proyek Heart of Borneo, yang bertujuan untuk merehabilitasi hutan lahan gambut serta penyelenggaraan survei keragaman hayati di zona-zona utama untuk membantu melestarikan berbagai spesies.

Taiwan menyumbangkan uang tersebut bagi Proyek Coral Triangle WWF, yang bertujuan untuk melindungi suatu area dengan keragaman bahari yang berlimpah yang memuat lebih dari sepertiga terumbu karang dunia. Keterlibatan Taiwan dalam Coral Triangle mendorong Bank dan WWF untuk membuat suatu presentasi mengenai manfaat kemitraan publik/swasta pada Konferensi Konservasi Bahari oleh APEC.

Donasi yang dilakukan oleh Hong Kong juga ditujukan pada proyek konservasi bahari, termasuk pendanaan bagi seri dokumenter bagi televisi China serta peluncuran suatu situs jaringan dan modul pembelajaran online.

Atas

Ikhtisar

  • 47,000 orang tercakup dalam sistem manajemen lingkungan kami
  • 14% penurunan emisi CO2 per karyawan
  • $1juta didonasikan melalui Race for a Living Planet