Penjualan dan pemasaran yang bertanggung jawab

Proses Penjualan

Di tahun 2007, Bank memperkenalkan Dokumen Informasi Penting yang menyediakan informasi mengenai fitur kunci produk bagi nasabah, seperti apakah ada biaya yang dibebankan dan perincian penjelasan bantuan dalam format yang mudah dibaca dan dimengerti.

Kita melakukan investasi dalam initiasiatif besar untuk membakukan dokumentasi nasabah global kita. Tahap pertama adalah menyederhanakan proses pembukaan rekening untuk transaksi kunci dan produk pinjaman di pasar utama. Upaya ini akan dilanjutkan sepanjang tahun 2009 untuk membakukan rangkaian produk global.

Tanggung jawab pinjaman

Dengan menerapkan kartu nilai kredit dan informasi biro kredit, kita dapat menilai aplikasi pinjaman untuk memastikan bahwa kita meminjamkan kepada orang yang dapat meminjam. Alat ini sangat kritis untuk peminjaman yang bertanggung jawab karena mereka memperbolehkan Bank untuk mendapatkan gambaran keseluruhan komitmen finansial nasabah, termasuk yang di luar Bank. Dengan demikian, mereka memungkinan Bank mengambil keputusan dengan informasi yang lebih baik tentang situasi finansial nasabah dan kemampuannya membayar utang.

Elemen kunci untuk memastikan pengendalian kredit yang tepat adalah dengan melalui keterlibatan dengan regulator dalam meningkatkan penggunaan biro kredit. Biro kredit digunakan di semua negara jika ada, termasuk Singapura, India, Hong Kong dan Korea Selatan. Di negara yang tidak tersedia biro kredit, Bank menggunakan metode lain seperti meminta nasabah untuk menyatakan pinjamannya dengan bank lain untuk menilai kemampuan nasabah menyelesaikan kreditnya.

Buku pinjaman kita sering ditata dengan rasio pinjaman-terhadap-nilai (LTV) ditentukan oleh regulator masing-masing negara yang berarti rasio LTV tidak dapat melebihi batas yang dianggap tepat oleh negara. Melalui penilaian kredit konsumen kita, kita dapat mencapai pinjaman yang berkesinambungan dengan rasio nilai untuk memastikan nasabah tidak berlebihan.

Memenuhi kebutuhan nasabah

Penilaian kecocokan produk dan penjelasan fitur, manfaat dan risiko melekat pada proses penjualan untuk semua produk investasi di seluruh Consumer Banking dan Wholesale Banking. Ini mengidentifikasi nasabah dan kebutuhan finansial nasabah dan memungkinkan staf penjualan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan solusi finansial yang tepat dari seluruh serangkaian produk Bank.

Di seluruh Wholesale Banking definisi ketepatan dan kecocokan telah diperketat dan sejumlah produk yang telah diklasifikasi sebagai kompleks atau canggih dan merupakan subjek persetujuan audit telah ditingkatkan. Sebagai tambahan, fase kedua pengembangan akan melihat pemeriksaan secara acak dalam hal ketepatan dan pemeriksaan setelah penjualan yang diimplementasikan pada klien.

Dalam Consumer Banking produk kompleks tertentu mungkin membutuhkan telepon-balik kepada nasabah dari karyawan yang independen dari proses penjualan sebagai syarat mendistribusikan produk. Tujuan panggilan ini adalah untuk memonitor kualitas penjualan dan untuk mengkonfirmasikan bahwa nasabah mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya mengenai fitur, risiko dan biaya transaksi.

Edukasi dan melek finansial

Edukasi dan kesadaran finansial

Bisnis Consumer Banking di Singapura memasukkan program edukasi nasabah untuk meningkatkan kecerdasan finansial nasabah. Mereka mengadakan lima seminar investasi untuk nasabahnya di tahun 2008 dalam beragam topik investasi.

Nasabah yang Rentan

Membimbing nasabah yang rentan Bank membuat proses spesifik untuk memastikan bahwa prinsip Memperlakukan Nasabah dengan Adil sangat dipertimbangkan saat melakukan penjualan produk investasi kepada nasabah yang rentan. Bank mendefinisikan nasabah yang rentan adalah mereka yang tidak memiliki pengalaman investasi dan yang sudah lanjut usia atau mengenyam pendidikan formal yang terbatas. Penilaian yang tepat dilakukan untuk semua nasabah, dengan memperhitungkan pengalaman investasi, usia, selera risiko, risiko konsentrasi dan faktor relevan lainnya. Jika seorang nasabah rentan dianggap tidak cocok untuk produk tertentu, maka Bank akan menolak menawarkan produk dengan alasan apa pun. Apabila nasabah dianggap cocok, produk akan dijual dengan pengungkapan risiko yang jelas dan transparan, termasuk panduan bahwa investor harus siap menahan investasi selama termin, dan potensi risiko kerugian modal investasi dalam kondisi tertentu.

Ikhtisar

  • 20,267 karyawan dilatih dalam Memperlakukan Nasabah dengan Adil
  • Seminar investasi untuk nasabah diselenggarakan di Singapura
  • Pemberitahuan melalui SMS untuk membantu nasabah mengelola rekening mereka