Pembiayaan berkesinambungan

Prinsip-prinsip Ekuator

Prinsip-prinsip Ekuator menyediakan suatu kerangka kerja untuk membantu bank dalam memerbaiki dampak terhadap masyarakat dan lingkungan dari infrastruktur dan proyek lain yang mereka biayai. Prinsip-prinsip ini diterapkan oleh Standard Chartered pada tahun 2003. Kita menerapkannya pada seluruh pembiayaan proyek dan perjanjian penasihat (advisory engagement) yang melebihi taraf yang disyaratkan oleh Prinsip-prinsip yang terbatas pada proyek-proyek bernilai di atas $10 juta.

Mematuhi Prinsip-prinsip tersebut berarti bahwa kita mengelompokkan risiko peluang pinjaman berdasarkan kriteria yang sama bagi seluruh penandatangan. Kita mensyaratkan agar para peminjam menunjukkan taraf di mana mereka memenuhi pedoman dan standar yang disepakati. Pinjaman bagi proyek berisiko tinggi dan menengah meliputi perjanjian yang mengharuskan para peminjam untuk mematuhi rencana kerja mereka dalam mengatasi risiko tersebut. Kita memantau kepatuhan dan bekerja sama dengan para peminjam jika perlu untuk membantu mereka dalam mewujudkan rencana mereka.

Proyek Prinsip-Prinsip Ekuator

  2005 2006 2007 2008
Prinsip Ekuator1        
Kategori A transaksi disetujui 5 5 8 5
Kategori B transaksi disetujui 10 12 22 19
Kategori C transaksi disetuju 3 3 4 4
1
Pelatihan Pinjaman Bersinambungan kami yang telah direvisi kini dipadukan ke dalam pelatihan Prinsip-prinsip Ekuator
Atas
perincian 28 proyek Prinsip-Prinsip Ekuator yang disetujui di tahun 2008 berdasarkan kategori risiko Jumlah yang disetujui Persentase proyek yang disetujui Persentase bagian Bank atas nilai proyek
Kategori A 5 18% 5.5%
Kategori B 19 68% 3.5%
Kategori C 4 14% 7.6%
Atas
perincian 28 proyek Prinsip-Prinsip Ekuator yang disetujui di tahun 2008 berdasarkan wilayah geografis Timur Tengah Asia Afrika Amerika dan Inggris/Eropa
Kategori A 1 2 1 1
Kategori B 7 7 1 4
Kategori C 2 2
Atas
perincian 28 proyek Prinsip-Prinsip Ekuator yang disetujui di tahun 2008 berdasarkan sektor Persentase proyek yang disetujui Nilai proyek ($m) Bagian Bank atas nilai proyek (juta dolar AS)
Migas 31% 14,436 604
Kimia 4% 5,519 79
Infrastruktur 11% 1,386 109
Tenaga 25% 6,653 297
Pertambangan 7% 1,160 39
Terperbarui 4% 156 59
Bahan bakar hayati 0%
Lain-lain 18% 3,709 246

Lokasi geografis proyek

Lokasi geografis proyek

Perincian sektor proyek

Perincian sektor proyek

Kategori Prinsip-prinsip Ekuator

Kategori A: Risiko Tinggi

Proyek-proyek dengan potensi dampak sosial dan lingkungan yang sangat merugikan yang beragam, tidak dapat dipulihkan atau belum pernah terjadi sebelumnya

Kategori B: Risiko Sedang

Proyek-proyek dengan potensi dampak sosial dan lingkungan yang tidak terlalu merugikan, yang jumlahnya sedikit, biasanya spesifik lokasi, dapat dipulihkan dan siap untuk diatasi lewat langkah-langkah penanggulangan

Kategori C: Risiko Rendah

Proyek-proyek dengan dampak lingkungan atau sosial yang rendah atau tidak ada sama sekali

Atas

Standard Chartered dan tambang Rapu Rapu

Pada tahun 2005, Standard Chartered mewarisi suatu partisipasi kecil dalam pembiayaan proyek melalui akuisisi kita terhadap Korea First Bank. Seperti halnya sejumlah lembaga non pemerintahan, kita memiliki sejumlah kepedulian yang sama, dengan pembiayaan sebagai bagian dari suatu grup beranggotakan lima bank, dari salah satu proyek: suatu proyek pertambangan di Filipina bagi Lafayette Mining Limited.

Selama penyelenggaraannya, tambang Rapu Rapu dipengaruhi oleh sejumlah peristiwa lingkungan dan iklim, di antaranya tiga peristiwa angin topan dan dua kecelakaan pembuangan limbah tidak beracun ke aliran air pada akhir 2005. Pihak pemberi pinjaman juga semakin menyadari kurangnya keterlibatan masyarakat dan mekanisme keluhan yang tersedia untuk menangani masalah mata pencarian. Yang menambah kepedulian kita, pada saat pembiayaan, adalah bahwa proyek tersebut tidak memenuhi persyaratan modal untuk penerapan Prinsip-prinsip Ekuator. Mengingat taraf kepentingannya, kita bertindak dengan segera untuk menerapkan Prinsip-prinsip tersebut sejak kita mulai terlibat.

Lafayette, dengan dukungan para pihak penyedia pembiayaan, menerapkan sejumlah perubahan, di antaranya konstruksi sistem pengelolaan air limbah dan saluran drainase yang lebih baik dan dengan meningkatkan ketinggian waduk tailing (tailing dam) agar lebih melindungi masyarakat sekitar. Di samping itu, sejumlah program tindakan masyarakat juga mulai dilaksanakan.

Pada akhirnya kepailitan perusahaan tersebut menandakan bahwa banyak dari tindakan yang telah direncanakan yang tidak tercapai. Pada bulan Maret 2008, para pihak pemberi pinjaman proyek (termasuk Standard Chartered) menjual risiko utang mereka kepada pemegang saham 26% Proyek saat itu.

Akhir keterlibatan kita menimbulkan suatu dilema yang dihadapi oleh begitu banyak Bank-Bank Ekuator - Apakah pihak pemberi pinjaman memanfaatkan nasabah melebihi risiko pinjaman?

Prinsip-prinsip Ekuator tersebut menggantikan kemampuan suatu bank untuk menyempurnakan hasil akhir proyek melalui jaminan perlindungan spesifik bila suatu proyek tidak memenuhi kesepakatan lingkungan dan sosial yang disyaratkan. Di luar lingkup pengaruh kita, Bank-bank Ekuator berupaya untuk menjadi pihak yang mengedepankan pembiayaan berwawasan lingkungan yang kuat dengan menjangkau bank-bank lain dalam mendorong penerapan Prinsip-prinsip tersebut.

Pada tahun 2009, kita akan bekerja sama dengan berbagai lembaga keuangan di pasar kita termasuk China untuk mendorong penerapan Prinsip-prinsip tersebut dan membantu membangun kapasitas mereka dalam mengelola risiko sosial dan lingkungan dalam penyaluran pinjaman.

 
 
Atas

Ikhtisar

  • 28proyek disetujui di bawah Equator Principles
  • Mengembangkan 13 Sektor dan Menerbitkan Pernyataan Sikap
  • $8–10mil dijanjikan untuk proyek teknologi yang dapat diperbarui dan bersih hingga tahun 2012